Renungan Minggu

Halaman ini berisi Renungan Minggu yang dimuat dalam warta jemaat gereja dan ditulis oleh pengerja GKI Kavling Polri

opened white book on podium

Yakobus: Ibadah Dalam Karya

Yakobus 1:19-27 Pernahkah kita bertanya, apa yang terjadi pada diri kita setelah kita meninggalkan gedung gereja? Setiap Minggu, kita datang untuk berdoa, menyanyikan pujian, mengaku dosa, mendengarkan firman Tuhan, dan menerima berkat. Namun, apakah ibadah itu sungguh memengaruhi cara kita menjalani kehidupan sehari-hari? Apakah kita menjadi lebih sabar terhadap keluarga, lebih bijaksana dalam berbicara, dan

Yakobus: Ibadah Dalam Karya Read More »

low angle photo of people holding hands together

Merayakan Keberagaman Kasih

1 Tesalonika 2 : 1 – 8 Dalam bulan keluarga ini, kita telah belajar beberapa model bahasa kasih yang diperkenalkan oleh Gary Chapman. Untuk mengingatkan berikut rangkumannya. Pertama, waktu berkualitas (quality time). Orang dengan bahasa kasih waktu berkualitas ingin dirinya fokus perhatian yang tak terbagi. Mereka menyenangi waktu bersama-sama. Dalam berelasi dengan orang berbahasa kasih

Merayakan Keberagaman Kasih Read More »

a priest handing a bible to a person

Kasih melalui Pemberian dan Pelayanan

1 Tesalonika 1 : 1 – 10 Di dalam kehidupan berkeluarga dan berjemaat, kasih menjadi satu fondasi yang mendasar bagaimana keluarga dibangun dan bagaimana persekutuan ditumbuhkan. Namun, kasih tidak dapat dirasakan apabila tidak diungkapkan, diwujudkan dan disampaikan secara nyata. Dengan demikian, kasih seharusnya menjadi sesuatu yang dirasakan bukan pada momen-momen tertentu, melainkan pada kehidupan sehari-hari.

Kasih melalui Pemberian dan Pelayanan Read More »

happy family together on field

Kasih melalui Kehadiran, Kata dan Sentuhan

Filipi 4:1-9 Allah adalah sumber kasih (1Yoh. 4:7). Jadi, untuk belajar mengasihi, kita perlu mengacu pada tindakan kasih Allah. Menariknya, kasih Allah kepada manusia disampaikan dengan cara yang berbeda-beda. Gambaran Alkitab kaya dengan bentuk kasih Allah yang berbeda. Mengapa? Karena manusia yang dikasihi Allah juga berada dalam keadaan yang berbeda. Itu sebabnya kita menjumpai dalam

Kasih melalui Kehadiran, Kata dan Sentuhan Read More »

Berakar Pada Firman, Berbuah Kasih

Mazmur 19 Setiap keluarga seperti sebuah pohon yang memiliki akar, batang, cabang, dan buah. Dalam teori family tree, kehidupan seseorang tidak dapat dilepaskan dari keluarga dan generasi terdahulu yang membentuknya. Dari keluarga, kita menerima nilai, kebiasaan, cara berkomunikasi, cara menyelesaikan konflik, bahkan cara memahami dan mengekspresikan kasih. Ada akar yang baik, seperti keteladanan, doa, pengampunan,

Berakar Pada Firman, Berbuah Kasih Read More »

person holding holy bible

Kerjakanlah Keselamatanmu!

Karya keselamatan Allah yang dinyatakan melalui pembebasan dari penindasan bagi bangsa Israel ternyata tidak senantiasa disambut dengan rasa syukur. Minggu lalu kita membaca bagaimana umat Israel bersungut-sungut dan marah kepada Musa. Penyebabnya soal makanan. Bacaan hari ini menceritakan keluhan umat Israel terkait dengan air. Perjalanan di padang gurun yang gersang membuat mereka kelaparan dan kehausan.

Kerjakanlah Keselamatanmu! Read More »

a book and a notebook on the white textile

Allah itu Baik

(Keluaran 16:2-15; Mazmur 105:1-6, 37-45; Filipi 1:21-30; Matius 20:1-16) Pernahkah kita melakukan sesuatu yang baik kepada seseorang, tetapi kebaikan itu justru tidak dihargai? Kita sudah menolong, tetapi masih dianggap kurang. Sudah memberikan perhatian, tetapi orang tersebut masih menuntut lebih. Ada ungkapan yang cukup sering kita dengar, “Sudah diberi hati, malah minta jantung.” Ungkapan ini menggambarkan

Allah itu Baik Read More »

open bible showing text from book of numbers

Maleakhi: Sikap Terhadap Persembahan

(Maleakhi 3:6-12) Maleakhi (artinya harfiahnya utusanku) banyak disepakati oleh pakar biblika sebagai nabi  terakhir dalam Perjanjian Lama. Diperkirakan berkarya sekitar pertengahan abad ke-6 SM setelah pembuangan Babel, sekitar 50an tahun setelah penyelesaian pembangunan kembali Bait Suci (515 SM).   Namun, alih-alih hidup dalam syukur kepada Allah karena pembebasan dari perbudakan dan berhasil membangun Bait Suci, umat

Maleakhi: Sikap Terhadap Persembahan Read More »

holding hands

Kepedulian Yang Membebaskan

(Keluaran 12:1-14; Mazmur 149; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20) Beberapa orang mungkin akan merasa bahwa sikap peduli sering kali dianggap sebagai beban tambahan dalam hidup. Kita kerap berpikir bahwa memperhatikan orang lain hanya akan menguras waktu, tenaga, dan emosi yang kita miliki. Terlebih lagi, di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kepedulian sering kali berhenti pada rasa

Kepedulian Yang Membebaskan Read More »

silhouette holding indonesian flag at sunset

Memikul Salib Kebangsaan

Kel. 3:1-15; Mzm.105:1-6, 23-26, 45b; Rm.12:9-21; Mat.16:21-28 Menjelang akhir bulan Agustus, masih banyak bendera merah putih yang berkibar di berbagai tempat. Masih banyak lomba-lomba dalam rangka Agustusan yang  dilaksanakan di beberapa tempat. Semua itu menandakan kemeriahan merayakan hari ulang tahun kemerdekaan. Tentu itu baik. Kemeriahan kemerdekaan memang harus dirayakan. Agar orang ingat kemerdekaan adalah hak

Memikul Salib Kebangsaan Read More »