Tata Usaha

Narasi Dalam Alkitab Lukas 10 : 38-42

Manusia adalah homo narrans atau homo narratus: makhluk yang bercerita, makhluk yang belajar dan mengajari dari cerita. Alkitab lahir dalam budaya lisan, di mana bercerita menjadi unsur yang penting, selain berpuisi, bernyanyi, berpantun, berteka-teki, dan lain-lain. Itu sebabnya, cerita mendapat porsi terbesar dalam Alkitab. Pada kesempatan khotbah pengajaran hari ini, kita akan membaca Lukas 10:38-42

Narasi Dalam Alkitab Lukas 10 : 38-42 Read More »

Siapkanlah Minyakmu

Am. 5:18-24; Mzm. 70; 1Tes. 5:1-11; Mat. 25:1-13 Judul “Siapkanlah Minyakmu” mengacu pada bacaan Injil minggu ini. Dalam Injil, melalui sebuah perumpamaan, Yesus mengajar tentang kedatangan-Nya kembali. Perumpamaan yang disampaikan berisi tentang 10 gadis yang menyambut kedatangan mempelai laki-laki. Mempelai laki-laki kerap dipakai untuk menunjuk kepada Yesus (lih. mis. Why. 19:7-8). 10 gadis itu terbagi

Siapkanlah Minyakmu Read More »

Pribadi yang Memiliki Integritas

Mi. 3:5-12; Mzm. 43; 1Tes. 2:9-13; Mat. 23:1-12 Integritas dalam KBBI bermakna mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Dari definisi itu, secara ringkas kita bisa mengatakan bahwa integritas berbicara tentang keutuhan. Utuhnya kata dan pikiran, hati dan tindakan, iman dan perbuatan, dan sebagainya.

Pribadi yang Memiliki Integritas Read More »

Kukasihi Kau Dengan Kasih Tuhan

Matius 22:34-40 Sebenarnya, tidak ada yang baru dari pengajaran Yesus tentang kasih. Hukum kasih yang Yesus ajarkan ini adalah bagian pengakuan iman orang Yahudi yang dikenal dengan shema. Shema  itu sendiri diwujudkan dalam bentuk doa yang diucapkan setiap hari. Dalam Shema, ajaran yang terkait dengan kasih dinyatakan dengan jelas, ”KasihilahTUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan

Kukasihi Kau Dengan Kasih Tuhan Read More »