{"id":4772,"date":"2026-09-05T08:45:53","date_gmt":"2026-09-05T01:45:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/?p=4772"},"modified":"2026-09-05T08:45:55","modified_gmt":"2026-09-05T01:45:55","slug":"kepedulian-yang-membebaskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/","title":{"rendered":"Kepedulian Yang Membebaskan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><strong>(Keluaran 12:1-14; Mazmur 149; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa orang mungkin akan merasa bahwa sikap peduli sering kali dianggap sebagai beban tambahan dalam hidup. Kita kerap berpikir bahwa memperhatikan orang lain hanya akan menguras waktu, tenaga, dan emosi yang kita miliki. Terlebih lagi, di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kepedulian sering kali berhenti pada rasa iba atau sekadar berkata, \u201cSemoga semuanya baik-baik saja.\u201d Padahal, kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Paulus mengingatkan jemaat di Roma dan juga kita pada hari ini bahwa kita memiliki tanggung jawab sebagai umat yang telah menerima kasih Allah. Paulus berkata, \u201cJanganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapa pun, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi\u2026\u201d Kasih kepada sesama bukan tambahan dalam kehidupan orang percaya, melainkan inti dari kehidupan yang dikehendaki Allah. Mengasihi sesama dapat dilakukan dengan memperhatikan kehidupan orang lain dan tidak melakukan sesuatu yang mencelakakan mereka. Karena itu, kepedulian dapat hadir melalui hal-hal sederhana. Seperti yang disampaikan dalam Keluaran 12:1-14 dan Matius 18:15-20.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kisah perayaan Paskah yang terdapat dalam Keluaran 12:1\u201314 kita dapat melihat bagaimana Allah memanggil umat untuk saling peduli. Dalam ayat 4 dikatakan \u201cTetapi, jika rumah tangga itu terlalu kecil, ia bersama dengan tetangga yang paling dekat rumahnya harus mengambil seekor anak domba menurut jumlah jiwa.\u201d Firman ini memberikan penegasan yang sangat kuat bahwa setiap keluarga harus merayakan Paskah. Tidak ada alasan untuk tidak melakukannya bersama, termasuk alasan ekonomi atau ketidakmampuan menyediakan kurban. Mereka harus saling memperhatikan, berbagi, dan bersama-sama memenuhi hukum Tuhan. Perayaan Paskah menjadi salah satu bentuk konkret dari mewujudkan nilai cinta kasih kepada sesama dalam ikatan komunitas yang saling menopang.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bentuk cinta kasih terhadap sesama yang membebaskan juga dapat kita lihat dalam bacaan Injil di Matius 18:15-20. Yesus mengajarkan bagaimana menghadapi saudara yang melakukan kesalahan. Menariknya, Yesus tidak mengajarkan untuk mempermalukan atau menghakimi, tetapi mendatangi dan berbicara secara pribadi terlebih dahulu untuk memulihkan hubungannya dengan Tuhan dan komunitas. Menegur dengan kasih adalah tindakan membebaskan saudara kita dari ikatan dosa, sekaligus membebaskan diri kita dari dendam. Saat dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya untuk menghadirkan pemulihan, Kristus hadir di tengah-tengah mereka.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepedulian yang membebaskan tidak pernah menuntut hal-hal yang luar biasa di luar jangkauan kita. Ia dimulai dari tindakan sederhana: menyapa tetangga yang sedang dalam kesulitan, berani merendahkan hati untuk meminta maaf atau memberi teguran penuh kasih, serta meluangkan waktu untuk mendoakan sesama, mengundang tetangga untuk makan bersama, memberikan bantuan kepada mereka yang berkekurangan. Saat kita melatih diri untuk peduli, kita tidak sedang kehilangan kebebasan atau menguras energi hidup kita, melainkan sedang menjalani kehidupan yang dikehendaki Allah.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:30px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Marilah kita merenungkannya:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Siapakah orang di sekitar saya yang saat ini membutuhkan kepedulian, perhatian, atau pertolongan saya? Tindakan apa yang bisa saya lakukan untuk orang tersebut?<\/li>\n\n\n\n<li>Adakah seseorang yang perlu saya tegur atau ajak berbicara karena kesalahannya? Bagaimana saya dapat melakukannya dengan kasih, tanpa menghakimi atau mempermalukannya?<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>(Pdt. Windyarti Anggelina)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Keluaran 12:1-14; Mazmur 149; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20) Beberapa orang mungkin akan merasa bahwa sikap peduli sering kali dianggap sebagai beban tambahan dalam hidup. Kita kerap berpikir bahwa memperhatikan orang lain hanya akan menguras waktu, tenaga, dan emosi yang kita miliki. Terlebih lagi, di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kepedulian sering kali berhenti pada rasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4783,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[132],"tags":[131],"class_list":["post-4772","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-minggu","tag-renungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-05T01:45:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-05T01:45:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1253\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tata Usaha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tata Usaha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tata Usaha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839\"},\"headline\":\"Kepedulian Yang Membebaskan\",\"datePublished\":\"2026-09-05T01:45:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-05T01:45:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/\"},\"wordCount\":491,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/pexels-photo-5080678.jpeg\",\"keywords\":[\"renungan\"],\"articleSection\":[\"Renungan Minggu\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/\",\"name\":\"Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/pexels-photo-5080678.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-09-05T01:45:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-05T01:45:55+00:00\",\"description\":\"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/pexels-photo-5080678.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/pexels-photo-5080678.jpeg\",\"width\":1880,\"height\":1253,\"caption\":\"Photo by Anna Tarazevich on Pexels.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/kepedulian-yang-membebaskan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kepedulian Yang Membebaskan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\",\"name\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\",\"description\":\"Mengembangkan Persekutuan yang Hangat dan Menggembirakan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\",\"name\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png\",\"width\":180,\"height\":60,\"caption\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gkikavpol\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839\",\"name\":\"Tata Usaha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tata Usaha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/author\\\/tatausaha\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan","description":"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan","og_description":"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.","og_url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/","og_site_name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","article_published_time":"2026-09-05T01:45:53+00:00","article_modified_time":"2026-09-05T01:45:55+00:00","og_image":[{"width":1880,"height":1253,"url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tata Usaha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tata Usaha","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/"},"author":{"name":"Tata Usaha","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/person\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839"},"headline":"Kepedulian Yang Membebaskan","datePublished":"2026-09-05T01:45:53+00:00","dateModified":"2026-09-05T01:45:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/"},"wordCount":491,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","keywords":["renungan"],"articleSection":["Renungan Minggu"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/","name":"Renungan Minggu GKI Kavling Polri : Kepedulian yang Membebaskan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","datePublished":"2026-09-05T01:45:53+00:00","dateModified":"2026-09-05T01:45:55+00:00","description":"Renungan minggu ini mengangkat tema Kepedulian yang Membebaskan mengajarkan kepedulian tidak bisa berhenti pada rasa iba, kepedulian membuat kita berani hadir dan melakukan sesuatu. Karena itu, kepedulian bukan sekadar pilihan moral, melainkan bagian dari panggilan iman kita sebagai umat Tuhan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","width":1880,"height":1253,"caption":"Photo by Anna Tarazevich on Pexels.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/kepedulian-yang-membebaskan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kepedulian Yang Membebaskan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#website","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/","name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","description":"Mengembangkan Persekutuan yang Hangat dan Menggembirakan","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization","name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png","contentUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png","width":180,"height":60,"caption":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/gkikavpol\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/person\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839","name":"Tata Usaha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tata Usaha"},"url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/author\/tatausaha\/"}]}},"uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false],"thumbnail":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x200.jpeg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-768x512.jpeg",768,512,true],"large":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-1024x682.jpeg",1024,682,true],"thumblist":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x300.jpeg",300,300,true],"thumbrelated":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-500x500.jpeg",500,500,true],"meccarouselthumb":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-474x324.jpeg",474,324,true],"gridsquare":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-391x260.jpeg",391,260,true],"tileview":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x400.jpeg",300,400,true],"1536x1536":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-1536x1024.jpeg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"Tata Usaha","author_link":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/author\/tatausaha\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"(Keluaran 12:1-14; Mazmur 149; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20) Beberapa orang mungkin akan merasa bahwa sikap peduli sering kali dianggap sebagai beban tambahan dalam hidup. Kita kerap berpikir bahwa memperhatikan orang lain hanya akan menguras waktu, tenaga, dan emosi yang kita miliki. Terlebih lagi, di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kepedulian sering kali berhenti pada rasa&hellip;","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg","rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false],"landscape":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false],"portraits":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false],"thumbnail":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-150x150.jpeg",150,150,true],"medium":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x200.jpeg",300,200,true],"large":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-1024x682.jpeg",1024,682,true],"thumblist":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x300.jpeg",300,300,true],"thumbrelated":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-500x500.jpeg",500,500,true],"meccarouselthumb":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-474x324.jpeg",474,324,true],"gridsquare":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-391x260.jpeg",391,260,true],"tileview":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-300x400.jpeg",300,400,true],"1536x1536":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678-1536x1024.jpeg",1536,1024,true],"2048x2048":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pexels-photo-5080678.jpeg",1880,1253,false]},"rttpg_author":{"display_name":"Tata Usaha","author_link":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/author\/tatausaha\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/category\/renungan\/renungan-minggu\/\" rel=\"category tag\">Renungan Minggu<\/a>","rttpg_excerpt":"(Keluaran 12:1-14; Mazmur 149; Roma 13:8-14; Matius 18:15-20) Beberapa orang mungkin akan merasa bahwa sikap peduli sering kali dianggap sebagai beban tambahan dalam hidup. Kita kerap berpikir bahwa memperhatikan orang lain hanya akan menguras waktu, tenaga, dan emosi yang kita miliki. Terlebih lagi, di tengah kehidupan yang semakin sibuk, kepedulian sering kali berhenti pada rasa&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4772"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4784,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4772\/revisions\/4784"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}