{"id":2294,"date":"2023-07-14T14:35:30","date_gmt":"2023-07-14T07:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/?p=2294"},"modified":"2023-07-14T14:37:51","modified_gmt":"2023-07-14T07:37:51","slug":"penabur-yang-setia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/","title":{"rendered":"Penabur Yang Setia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\">Yes. 55:10-13; Mzm 65:10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPercuma, nanti juga begitu lagi.\u201d Mungkin kalimat ini sering kita dengar atau ucapkan. Kalimat itu mengungkapkan perasaan bahwa apa yang kita lakukan sia-sia belaka. Karena merasa sia-sia, akhirnya kita enggan melakukan kebaikan. Benarkah yang kita lakukan sia-sia? Hari ini kita belajar dari perumpamaan penabur dari Yesus. Lewat perumpaan itu Yesus mau mengatakan, apa yang kita tabur tidak sia-sia.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang tidak semua yang ditabur oleh penabur membawa hasil sebagaimana yang diinginkan oleh penabur. Namun, penabur selalu dipanggil untuk tidak berhenti menabur.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai sebuah gambaran, tentu saja perumpamaan penabur memiliki \u201ckelemahan\u201d yang bisa dipertanyakan secara kritis. Misalnya, kok ada penabur yang menabur gandum di pinggir jalan, tanah berbatu, dan semak duri? Perumpamaan ini memang tidak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Yang dituju oleh perumpamaan ini adalah kesediaan para pendengar untuk menjadikan hidup mereka sebagai ladang yang subur sehingga benih firman Tuhan yang ditabur tumbuh dan berbuah dengan lebatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mencoba memahami tujuan perumpaman ini menjadi menarik jika kita kaitkan dengan catatan Alkitab yang menyatakan banyak orang berbondong-bondong mengikuti Yesus. Ayat 2 jelas mengatakan orang banyak datang berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sampai Yesus naik perahu karena banyaknya orang yang mendekati-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah yang mereka, orang-orang itu lakukan? Sudah pasti untuk mendengarkan Yesus. Namun tujuan mendengarkan mereka berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ada yang ikut-ikutan. Mungkin mereka mengatakan, \u201cIni pada ngapain sih berbondong-bondong.\u201d Begitu melihat Yesus, hanya mengagumi sejenak lalu selesai. Mereka digambarkan seperti benih yang ditabur di tepi jalan.<\/li>\n\n\n\n<li>Ada juga yang ingin nonton Yesus. Selesai akan memberi komentar, \u201cWah bagus ajarannya tuh.\u201d Sudah selesai sampai di situ. Inilah yang digambarkan seperti benih yang ditabur di tanah berbatu.<\/li>\n\n\n\n<li>Ada juga yang mendengarkan Yesus, mendapatkan pelajaran berarti. Akan tetapi ketika pulang, pergumulan yang tengah melandanya membuat ia lupa ajaran Yesus. Fokusnya pada persoalan hidup bukan ajaran Yesus. Gambaran yang dipakai adalah benih yang ditabur di tengah semak duri.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dari perumpamaan ini, tampak yang diinginkan Yesus adalah mereka yang digambarkan seperti tanah yang baik. Mereka adalah orang yang mendengarkan firman, mengerti, dan berbuah dalam arti melakukan firman Tuhan itu (ay. 23). Itu sebabnya setiap penabur di masa kini tidak pernah boleh lelah menabur. Jangan hanya melihat benih yang jatuh di bebatuan atau semak belukar, lihatlah juga yang jatuh di tanah subur.<\/p>\n\n\n\n<p>Pdt. Addi Soselia Patriabara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yes. 55:10-13; Mzm 65:10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23 \u201cPercuma, nanti juga begitu lagi.\u201d Mungkin kalimat ini sering kita dengar atau ucapkan. Kalimat itu mengungkapkan perasaan bahwa apa yang kita lakukan sia-sia belaka. Karena merasa sia-sia, akhirnya kita enggan melakukan kebaikan. Benarkah yang kita lakukan sia-sia? Hari ini kita belajar dari perumpamaan penabur dari Yesus. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2295,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[132],"tags":[131],"class_list":["post-2294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan","tag-renungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yes. 55:10-13; Mzm 65:10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23 \u201cPercuma, nanti juga begitu lagi.\u201d Mungkin kalimat ini sering kita dengar atau ucapkan. Kalimat itu mengungkapkan perasaan bahwa apa yang kita lakukan sia-sia belaka. Karena merasa sia-sia, akhirnya kita enggan melakukan kebaikan. Benarkah yang kita lakukan sia-sia? Hari ini kita belajar dari perumpamaan penabur dari Yesus. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-14T07:35:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-07-14T07:37:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"603\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tata Usaha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tata Usaha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tata Usaha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839\"},\"headline\":\"Penabur Yang Setia\",\"datePublished\":\"2023-07-14T07:35:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-14T07:37:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/\"},\"wordCount\":374,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Untitled13232.png\",\"keywords\":[\"renungan\"],\"articleSection\":[\"Renungan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/\",\"name\":\"Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Untitled13232.png\",\"datePublished\":\"2023-07-14T07:35:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-14T07:37:51+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Untitled13232.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/07\\\/Untitled13232.png\",\"width\":603,\"height\":333},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/penabur-yang-setia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penabur Yang Setia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\",\"name\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\",\"description\":\"Mengembangkan Persekutuan yang Hangat dan Menggembirakan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#organization\",\"name\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png\",\"width\":180,\"height\":60,\"caption\":\"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/gkikavpol\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839\",\"name\":\"Tata Usaha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tata Usaha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.gki-kavpolri.or.id\\\/site\\\/author\\\/tatausaha\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","og_description":"Yes. 55:10-13; Mzm 65:10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23 \u201cPercuma, nanti juga begitu lagi.\u201d Mungkin kalimat ini sering kita dengar atau ucapkan. Kalimat itu mengungkapkan perasaan bahwa apa yang kita lakukan sia-sia belaka. Karena merasa sia-sia, akhirnya kita enggan melakukan kebaikan. Benarkah yang kita lakukan sia-sia? Hari ini kita belajar dari perumpamaan penabur dari Yesus. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/","og_site_name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","article_published_time":"2023-07-14T07:35:30+00:00","article_modified_time":"2023-07-14T07:37:51+00:00","og_image":[{"width":603,"height":333,"url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","type":"image\/png"}],"author":"Tata Usaha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tata Usaha","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/"},"author":{"name":"Tata Usaha","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/person\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839"},"headline":"Penabur Yang Setia","datePublished":"2023-07-14T07:35:30+00:00","dateModified":"2023-07-14T07:37:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/"},"wordCount":374,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","keywords":["renungan"],"articleSection":["Renungan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/","name":"Penabur Yang Setia - Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","datePublished":"2023-07-14T07:35:30+00:00","dateModified":"2023-07-14T07:37:51+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","contentUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","width":603,"height":333},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/penabur-yang-setia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penabur Yang Setia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#website","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/","name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","description":"Mengembangkan Persekutuan yang Hangat dan Menggembirakan","publisher":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#organization","name":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png","contentUrl":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-GKI-KAVLING-POLRI.png","width":180,"height":60,"caption":"Gereja Kristen Indonesia Kavling Polri"},"image":{"@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/gkikavpol\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/#\/schema\/person\/ce237b3d1a2cee79383335bc0f6b0839","name":"Tata Usaha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ddd1dfba612adf9724653676c5a721e1b649326d91a6a7ff3a16bdd70a5bbf33?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tata Usaha"},"url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/author\/tatausaha\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png","uagb_featured_image_src":{"full":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",603,333,false],"thumbnail":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232-300x166.png",300,166,true],"medium_large":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",603,333,false],"large":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",603,333,false],"thumblist":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",300,166,false],"thumbrelated":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",500,276,false],"meccarouselthumb":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",474,262,false],"gridsquare":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",391,216,false],"tileview":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",300,166,false],"1536x1536":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",603,333,false],"2048x2048":["https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Untitled13232.png",603,333,false]},"uagb_author_info":{"display_name":"Tata Usaha","author_link":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/author\/tatausaha\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Yes. 55:10-13; Mzm 65:10-14; Rm. 8:1-11; Mat. 13:1-9, 18-23 \u201cPercuma, nanti juga begitu lagi.\u201d Mungkin kalimat ini sering kita dengar atau ucapkan. Kalimat itu mengungkapkan perasaan bahwa apa yang kita lakukan sia-sia belaka. Karena merasa sia-sia, akhirnya kita enggan melakukan kebaikan. Benarkah yang kita lakukan sia-sia? Hari ini kita belajar dari perumpamaan penabur dari Yesus.&hellip;","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2294"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2296,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2294\/revisions\/2296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.gki-kavpolri.or.id\/site\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}