Support

“Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong

dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.”

(Ibrani 10:24)

 

Sebuah keluarga terdiri dari beberapa anggota, setidaknya sepasang suami isteri, dan bisa juga ada anak atau anak-anak.  Pada hakikatnya, masing-masing anggota keluarga juga memiliki keinginan atau tujuan hidup yang berbeda-beda pula. Sekalipun demikian, setiap anggota keluarga memiliki kemampuan dan semangat yang berlainan dalam mewujudkan tujuan hidupnya masing-masing.

Kenyataan di atas menunjukkan kompleksitas kebutuhan sebuah keluarga bila ditinjau dari keinginan masing-masing individu. Setiap pribadi tentu harus berjuang sekuat tenaga untuk meraih cita-citanya sendiri. Selain itu, setiap pribadi juga wajib memperhatikan kebutuhan individu lain agar satu sama lain, bisa saling membantu, khususnya yang lebih kuat dapat mendukung mereka yang lemah.

Saling membantu dalam sebuah keluarga memiliki arti penting demi kemajuan bersama. Seorang anggota keluarga baru disebut sukses apabila berhasil mencapati tujuan hidupnya sekaligus dapat membantu anggota keluarga lainnya untuk meraih kesuksesan juga, atau setidaknya dapat mengangkat saudara-saudaranya dari berbagai kesulitan hidup mereka.

Persekutuan jemaat dapat dikatakan sebagai sebuah keluarga besar.

Dengan demikian, keberhasilan atau kesuksesan yang sejati dalam persekutuan jemaat bukanlah kesuksesan personal, melainkan kesuksesan komunal.

Seberapapun keterbatasan yang dimiliki tiap aggota berpotensi mensupport keseluruhan komunitas demi mewujudkan tujuannya.

Dialam persekutuan jemaat, kebiasaan mengkritik atau mencari kambing hitam tidak menyelesaikan masalah, sebaliknya, justru dapat memperburuk keadaan. Seseorang yang sedang galau karena dirundung masalah atau karena kegagalan tertentu akan makin jatuh mentalnya bila dikritik secara tajam. Hal itu bisa mengakibatkannya kehilangan semangat juang bahkan kehilangan gairah hidup.

Ibrani 10:24 mengatakan, “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.” Firman Tuhan ini menunjukkan kepada kita dua langkah yang harus ditempuh agar kita dapat mensupport sesama yang membutuhkan, yaitu saling memperhatikan dan saling mendorong dalam perbuatan baik.

Hal penting bagi tiap anggota keluarga atau anggota persekutuan jemaat ialah tekad untuk mendorong, menumbuhkan, mengasihi secara lebih sungguh, demi kepentingan bersama. Bagaimana cara mewujudkannya? Pertama, adalah memperhatikan sesama anggota keluarga atau anggota persekutuan. Dengan memberi perhatian kepada sesama anggota keluarga yang lain, maka kita dapat mengetahui kebutuhannya.  Kedua, setelah kita tahu kebutuhan anggota keluarga atau anggota persekutuan, selanjutnya ialah mensupport sesuai dengan kebutuhannya. Selamat mencoba. Tuhan memberkati.

 

Pdt. Ujang Tanusaputra

arrow