BERTOBAT DAN BUKAN MENGHAKIMI

BERTOBATLAH DAN BUKAN MENGHAKIMI

Sejauh mana saudara percaya bahwa saudara telah mendapatkan keselamatan? Apa jaminannya? Banyak orang Kristen meyakini bahwa hanya dengan pengakuan percaya kepada Yesus Kristus sudah cukup untuk memberikan jaminan keselamatan dan hidup kekal. Lebih dari itu, banyak orang Kristen dengan mudah menghakimi bahwa mereka yang berada di luar komunitasnya tidak mungkin mendapatkan rahmat Allah.

Menerima keselamatan seharusnya membuat kita semakin gerah untuk hidup dalam keberdosaan. Keselamatan tidak boleh membuat kita berdiam diri dan menikmati hidup dalam kelemahan dan keberdosaan. Bahkan merasa nyaman tanpa perlu mempertibangkan begitu banyak keputusan etis yang ada dalam hidup sehari-hari.

Tak mengherankan banyak orang yang sudah mengaku Kristen, percaya pada Yesus sebagai juru selamat, namun tetap melakukan korupsi, tetap tidak mematuhi rambu lalu lintas, tetap membuang sampah sembarangan, tetap egois, tetap tinggi hati dan lain sebagainya. Kekristenan sama sekali tak nampak pada mereka, dan hanya nampak pada kalung salib yang mungkin mereka kenakan, dan aksesoris lainnya.

Hidup dalam keselamatan akan mendorong diri untuk melakukan pertobatan yang terus menerus. Bukan pertobatan semu apalagi hanya pura-pura. Dan tentunya lebih mengutamakan mengoreksi diri daripada menghakimi orang lain. Kita tidak berhak mengontrol kehidupan orang lain, tapi kita berhak bahkan wajib untuk mengontrol setiap kata dan laku dalam kehidupan kita. Jangan kita lebih pandai mencari selumbar di mata sesama sedangkan balok di mata sendiri tak nampak.

Penghakiman adalah hak Allah dan bukanlah hak kita. Mengapa? Karena hanya Dialah yang sempurna, Dialah tidak memiliki kecacatan, kelemahan dan ketidaksempurnaan, jadi hanya Dialah yang mampu melihat, menilai, dan menghakimi secara sempurna. Oleh karena itu, bergegaslah, sempurnakan diri, tunjukkan keselamatan yang utuh dan sejati itu melaluI seluruh kehidupan. Supaya hendaklah hidupmu berpadanan dengan injil Yesus Kristus.

arrow