DOSA PENGHALANG KEBAIKAN

DOSA PENGHALANG KEBAIKAN
Ester 7:1-10, 9:20-22; Mazmur 124; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50

Saat berbicara tentang dosa, yang kita pikirkan pertama kali mungkin adalah neraka dan tidak bisa masuk surga. Kita terpaku pada hal-hal setelah kematian, padahal dosa berkaitan juga dengan kehidupan pada masa kini. Dosa membuat dunia yang baik, tidak dapat dirasakan kebaikannya.

Berkaitan dengan kebaikan, dosa mengakibatkan beberapa hal:
1. Tidak bisa/tidak mau berbuat baik bagi orang lain. Dosa membuat kita hanya memikirkan diri sendiri. Saat memikirkan orang lain, yang kita pentingkan sekali lagi adalah diri sendiri. Dari sinilah lahir kata pencintraan. Perbuatan baik kepada orang lain, kita jadikan cara mengeruk keuntungan sebesar-besarnya untuk diri sendiri (nama baik, klien, pujian, dsb).
2. Curiga dengan semua kebaikan yang dilakukan orang lain kepada kita. Saat ada seseorang yang berbuat baik kepada kita, maka kita langsung curiga bahwa orang tersebut pasti ingin menuntut sesuatu dari kita. Kebaikan yang orang lain lakukan kepada kita, kita anggap sebagai upaya menjilat atau mencari muka.
3. Memanfaatkan kebaikan orang lain. Saat ada orang yang berbuat baik, kita langsung berpikir untuk memperdaya mereka. Misalnya saja ada orang yang senang membantu orang miskin, lantas kita pura-pura miskin dan meminta pertolongan, padahal kita bercukupan. Atau ada bos yang pemaaf, lalu kita seenaknya saja berbuat salah.
4. Seluruh isi kehidupan kita adalah keburukan, kebaikan sulit kita rasakan. Tuhan memberikan banyak kebaikan-kebaikan yang terjadi di dalam hidup kita, tapi hal itu tidak bisa kita rasakan karena keburukanlah yang selalu mengusai jalan pikiran kita. Hal-hal negatiflah yang merasuk dalam cara berpikir kita, sehingga saat kebaikan terjadi, kita tidak menganggap itu sebagai kebaikan. Kita menganggap itu sebagai keburukan.

Oleh karena itu, pengampunan dosa yang Yesus berikan, bukan hanya agar kita masuk surga, tetapi juga agar kita dapat merasakan kebaikan terjadi di bumi. Tidak hanya merasakan kebaikan tetapi juga kita dapat melakukan kebaikan di bumi. Tapi selama, dosa masih menjadi pengarah kehidupan kita, maka jangan harap kebaikan akan kita rasakan di bumi.

Nuryanto Gracia